Recent post
test testtttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt
Para atlet terbaik dari tiap kontingen berusaha mendulang medali sebanyak-banyaknya dari total 1983 medali yang diperebutkan, demi kejayaan daerah yang dibela.
Setelah melalui 12 hari yang melelahkan dan penuh persaingan, Kontingen DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum berkat raihan 323 keping medali, yang terdiri dari 110 emas, 101 perak dan 112 perunggu.
Titel membanggakan ini merupakan yang ke-11 kali bagi 'Tim Ibukota', sejak pesta olahraga multicabang level nasional digelar pertama kali tahun 1948, di Solo.
Dalam upayanya, DKI Jakarta selalu ditempel ketat oleh Jawa Barat dan Jawa Timur, sejak awal hingga akhir kompetisi.
Medali emas pertama di 'Bumi Lancang Kuning', diraih oleh atlet cabang Aeromodeling asal Banten, Novandri Sebastian. Dalam pertandingan yang berlangsung di Bandara Japura, Rengat, Indragiri Hulu, Sabtu (8/9/12), Novandri yang turun di nomor Free Flight, berhasil mengumpulkan poin tertinggi 263,40.
Pada akhir hari pertama, Sabtu (8/9/12), daftar peraih medali masih dipimpin tuan rumah dengan 2 emas dan satu perunggu, diikuti Jawa Barat dengan 1 emas dan 2 perak. Jawa Tengah mengikuti di peringkat ketiga dengan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu, kemudian Banten ada di posisi keempat dengan 1 emas dan 1 perunggu. Sementara DKI Jakarta, masih tertahan di posisi kelima dengan 1 medali emas.
Emas pertama bagi DKI Jakarta dipersembahkan oleh Andri Sugiarto dari cabang Dayung nomor Kayak-1 1000 Meter Putra.
Hari kedua PON XVIII, Minggu (9/9/12), Jawa Barat mengambilalih pimpinan berkat keberhasilannya meraih 6 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Jawa Timur menempel di posisi kedua dengan 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Riau yang sempat merasakan di posisi puncak, harus turun dua level dengan modal 3 emas, 1 perak dan 2 perunggu, sedangkan DKI Jakarta masih berada di posisi keempat dengan 2 emas, 4 perak dan 1 perunggu. Cabang Renang yang menjadi salahsatu andalan 'Tim Pasundan'
Dominasi Jawa Barat bertahan hingga hari keenam, dengan raihan 52 emas, 39 perak dan 47 perunggu. DKI Jakarta di posisi kedua dengan 44 emas, 51 perak dan 52 perunggu. Sedangkan Jawa Timur di tempat ketiga dengan 42 emas, 44 perak dan 41 perunggu, meski DKI sempat menyodok ke peringkat pertama di hari keempat.
DKI merebut puncak klasemen pada hari ketujuh dan bertahan hingga hari terakhir gelaran PON XVIII/2012. Emas terakhir bagi DKI, disumbang Tim Polo Air, yang di partai final menenggelamkan Sumatera Selatan dengan skor 16-6, di Kolam Renang Kalinjuhang, Pekanbaru.
Cabang yang paling banyak mempersembahkan emas adalah Senam. Sebanyak 13 keping mampu diraih selama perhelatan. Kemudian diikuti cabang Aerosport dan Aquatic yang masing-masing mendapat 8 medali emas.
Selama 12 hari perhelatan, 'Tim Ibukota' berhasil meraih 323 keping medali, yang terdiri dari 110 emas, 101 perak dan 112 perunggu. Posisi runner up ditempati Jawa Barat dengan total raihan 279 medali, yang merupakan akumulasi dari 99 emas, 79 perak dan 101 perunggu.Jawa Timur berada di peringkat ketiga dengan modal 86 emas, 86 perak dan 84 perunggu, sehingga jumlah keseluruhannya 256 medali. Tuan rumah Riau di tempat keenam dengan 43 emas, 39 perak dan 51 perunggu.
Sementara itu, 147 rekor tercipta pada even ini. Sebanyak 18 diantaranya dari cabang atletik, 23 dari cabang renang, 57 dari cabang angkat besi dan angkat berat, 14 dari cabang menembak, enam dari panahan, 19 dari cabang selam, enam dari cabang bowling serta empat dari panjat tebing.
Jabar menjadi kontingen yang terbanyak memecahkan rekor. Sebanyak 31 rekor, mayoritas dari cabang renang, berhasil dipecahkan. DKI berada di tempat kedua dengan 18 rekor, disusul tuan rumah Riau dengan 16 rekor.
Riska Anjani Yasin, atlet angkat besi Jabar memecahkan enam rekor sekaligus dan menjadi yang terbanyak.
Selain itu, sembilan rekor nasional, satu rekor SEA Games, dan satu rekor Asia termasuk dalam total 147 rekor yang tercipta. Rekor nasional tercipta dua di cabang atletik, tiga di angkat besi dan sisanya selam.
Eddy Zakaria dari Jatrim memecahkan rekor SEA Games di nomor lari gawang 110 meter dengan catatan 13,7 detik. Rekor sebelumnya dipegang pelari Thailand, Jamras Rittidet.
Lifter putri Jabar, Liis Idaningsih, memecahkan rekor Asia untuk nomor angkat berat 84 kg dengan total angkatan 637 kg, unggul 12 kg dari rekor sebelumnya yang dipegang lifter Cina, Chang Yawen.[yob]
Berikut adalah hasil akhir perolehan medali PON XVIII:
No
|
Kontingen
|
Emas
|
Perak
|
Perunggu
|
Jumlah
|
1
|
DKI Jakarta
|
110
|
101
|
112
|
323
|
2
|
Jawa Barat
|
99
|
79
|
101
|
279
|
3
|
Jawa Timur
|
86
|
86
|
84
|
256
|
4
|
Jawa Tengah
|
47
|
52
|
68
|
167
|
5
|
KalimantanTimur
|
44
|
45
|
50
|
139
|
6
|
Riau
|
43
|
39
|
51
|
133
|
7
|
SulawesiSelatan
|
19
|
17
|
21
|
57
|
8
|
Sumatera Utara
|
15
|
19
|
23
|
57
|
9
|
Bali
|
15
|
18
|
30
|
63
|
10
|
Lampung
|
15
|
9
|
10
|
34
|
11
|
Sumatera Barat
|
12
|
12
|
25
|
49
|
12
|
Nusa Tenggara Barat
|
11
|
5
|
8
|
24
|
13
|
Sumatera Selatan
|
10
|
14
|
29
|
53
|
14
|
DI Yogyakarta
|
10
|
12
|
16
|
38
|
15
|
Papua
|
9
|
11
|
16
|
36
|
16
|
KalimantanBarat
|
6
|
6
|
13
|
25
|
17
|
SulawesiUtara
|
6
|
6
|
8
|
20
|
18
|
KalimantanTengah
|
6
|
4
|
6
|
16
|
19
|
KalimantanSelatan
|
5
|
12
|
19
|
36
|
20
|
Maluku
|
4
|
10
|
5
|
19
|
21
|
Banten
|
4
|
8
|
18
|
30
|
22
|
Kep.Riau
|
4
|
1
|
5
|
10
|
23
|
Nusa Tenggara Timur
|
3
|
9
|
5
|
17
|
24
|
Jambi
|
3
|
8
|
20
|
31
|
25
|
Aceh
|
3
|
5
|
18
|
26
|
26
|
Papua Barat
|
3
|
3
|
11
|
17
|
27
|
SulawesiTenggara
|
3
|
0
|
2
|
5
|
28
|
Kep.Bangka Belitung
|
2
|
3
|
4
|
9
|
29
|
Gorontalo
|
2
|
1
|
1
|
4
|
30
|
SulawesiTengah
|
1
|
1
|
1
|
3
|
31
|
Bengkulu
|
0
|
2
|
4
|
6
|
32
|
Maluku Utara
|
0
|
0
|
1
|
1
|
33
|
SulawesiBarat
|
0
|
0
|
0
|
0
|
Jumlah
|
600
|
598
|
785
|
1983
| |
PEKANBARU--MICOM: Upacara penutupan PON 2012 Riau, Kamis (20/9) malam, dimeriahkan oleh pergelaran seni dari dua suku pedalalaman di Bumi Lancang Kuning, yaitu Suku Sakai dan Talang Mamak.
Suku Sakai adalah warga pedalaman Riau yang umumnya mendiami belantara Minas, Siak dan Bengkalis. Atraksi budaya Suku Sakai dan Talang Mamak oleh para budayawan Riau diangkat dengan tajuk "Dalam Kasih Sayang Air III".
Adalah Alazhar, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau yang dipercaya sebagai pengarah program budaya tersebut.
Salah satu seni tradisional tersebut aksi para penari Olang-olang. Olang-olang adalah tarian bermantra magis masyarakat Sakai. Olang-olang merupakan "dikei"atau tarian pengobatan Suku Sakai.
Saat menari Olang-olang, penari akan kerasukan roh soli, roh leluhur penari. Tari olang-olang biasanya dilakukan oleh "bomo", dukun suku Sakai yang dipercaya dapat mengobati segala macam penyakit yang diderita manusia
Menurut kepercayaan suku Sakai, soli dulunya juga seorang bomo dan setelah meninggal rohnya terus menjaga para bomo keturunannya untuk memberi petunjuk dalam penyembuhan.
Tarian Olang-olang mengambil gerakan dasar kepak burung elang. Saat menari, tubuh bomo akan berputar dan mengepak-ngepak anggun mengikuti hentakan irama "bebano" dan "tetawak" sembari merapal mantra magis.
Penulis skenario pagelaran, Taufik Ikram Jamil juga mengatakan pengusungan tradisi suku Sakai dan Talang Mamak, pada upacara penutupan PON, merupakan budi bagi keberadaan suku-suku pertama di Riau, yang selama ini menjadi pagar hidup bagi kelestarian belantara di Riau, yang kian hari kian terancam.
Berbeda dengan pertunjukan pesta pembukaan yang lebih memperkenalkan budaya melayu, pesta tersebut lebih mengutamakan pesta hiburan tak lupa pertunjukan laser dan kembang api juga akan menghiasi malam penutupan PON.
Penyanyi-penyanyi papan atas pun akan turut memeriahkan acara adalah band rok TRIAD asuhan Ahmad Dhani, penyanyi solo Ari Lasso, Cici Faramida, penyanyi cilik Lana Niti Baskara, serta Ruth Sahanaya dan Titi DJ yang tergabung dalam duo TRUTH.
Pesta olahraga empat tahun mendatang akan digelar di Jawa Barat pada 2016 dan menurut rencana akan mempertandingkan 43 cabang olahraga, lebih banyak dari PON 2102 Riau dengan 39 cabang olahraga
Navigation




