Labels

Friends

SoundCloud

Label

Affiliates

Posted by : igihcksn Minggu, 23 September 2012


Headline


Para atlet terbaik dari tiap kontingen berusaha mendulang medali sebanyak-banyaknya dari total 1983 medali yang diperebutkan, demi kejayaan daerah yang dibela.
Setelah melalui 12 hari yang melelahkan dan penuh persaingan, Kontingen DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum berkat raihan 323 keping medali, yang terdiri dari 110 emas, 101 perak dan 112 perunggu.
Titel membanggakan ini merupakan yang ke-11 kali bagi 'Tim Ibukota', sejak pesta olahraga multicabang level nasional digelar pertama kali tahun 1948, di Solo.
Dalam upayanya, DKI Jakarta selalu ditempel ketat oleh Jawa Barat dan Jawa Timur, sejak awal hingga akhir kompetisi.
Medali emas pertama di 'Bumi Lancang Kuning', diraih oleh atlet cabang Aeromodeling asal Banten, Novandri Sebastian. Dalam pertandingan yang berlangsung di Bandara Japura, Rengat, Indragiri Hulu, Sabtu (8/9/12), Novandri yang turun di nomor Free Flight, berhasil mengumpulkan poin tertinggi 263,40.
Pada akhir hari pertama, Sabtu (8/9/12), daftar peraih medali masih dipimpin tuan rumah dengan 2 emas dan satu perunggu, diikuti Jawa Barat dengan 1 emas dan 2 perak. Jawa Tengah mengikuti di peringkat ketiga dengan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu, kemudian Banten ada di posisi keempat dengan 1 emas dan 1 perunggu. Sementara DKI Jakarta, masih tertahan di posisi kelima dengan 1 medali emas.
Emas pertama bagi DKI Jakarta dipersembahkan oleh Andri Sugiarto dari cabang Dayung nomor Kayak-1 1000 Meter Putra.
Hari kedua PON XVIII, Minggu (9/9/12), Jawa Barat mengambilalih pimpinan berkat keberhasilannya meraih 6 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Jawa Timur menempel di posisi kedua dengan 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Riau yang sempat merasakan di posisi puncak, harus turun dua level dengan modal 3 emas, 1 perak dan 2 perunggu, sedangkan DKI Jakarta masih berada di posisi keempat dengan 2 emas, 4 perak dan 1 perunggu. Cabang Renang yang menjadi salahsatu andalan 'Tim Pasundan'
Dominasi Jawa Barat bertahan hingga hari keenam, dengan raihan 52 emas, 39 perak dan 47 perunggu. DKI Jakarta di posisi kedua dengan 44 emas, 51 perak dan 52 perunggu. Sedangkan Jawa Timur di tempat ketiga dengan 42 emas, 44 perak dan 41 perunggu, meski DKI sempat menyodok ke peringkat pertama di hari keempat.
DKI merebut puncak klasemen pada hari ketujuh dan bertahan hingga hari terakhir gelaran PON XVIII/2012. Emas terakhir bagi DKI, disumbang Tim Polo Air, yang di partai final menenggelamkan Sumatera Selatan dengan skor 16-6, di Kolam Renang Kalinjuhang, Pekanbaru.
Cabang yang paling banyak mempersembahkan emas adalah Senam. Sebanyak 13 keping mampu diraih selama perhelatan. Kemudian diikuti cabang Aerosport dan Aquatic yang masing-masing mendapat 8 medali emas.
Selama 12 hari perhelatan, 'Tim Ibukota' berhasil meraih 323 keping medali, yang terdiri dari 110 emas, 101 perak dan 112 perunggu. Posisi runner up ditempati Jawa Barat dengan total raihan 279 medali, yang merupakan akumulasi dari 99 emas, 79 perak dan 101 perunggu.Jawa Timur berada di peringkat ketiga dengan modal 86 emas, 86 perak dan 84 perunggu, sehingga jumlah keseluruhannya 256 medali. Tuan rumah Riau di tempat keenam dengan 43 emas, 39 perak dan 51 perunggu.
Sementara itu, 147 rekor tercipta pada even ini. Sebanyak 18 diantaranya dari cabang atletik, 23 dari cabang renang, 57 dari cabang angkat besi dan angkat berat, 14 dari cabang menembak, enam dari panahan, 19 dari cabang selam, enam dari cabang bowling serta empat dari panjat tebing.
Jabar menjadi kontingen yang terbanyak memecahkan rekor. Sebanyak 31 rekor, mayoritas dari cabang renang, berhasil dipecahkan. DKI berada di tempat kedua dengan 18 rekor, disusul tuan rumah Riau dengan 16 rekor.
Riska Anjani Yasin, atlet angkat besi Jabar memecahkan enam rekor sekaligus dan menjadi yang terbanyak.
Selain itu, sembilan rekor nasional, satu rekor SEA Games, dan satu rekor Asia termasuk dalam total 147 rekor yang tercipta. Rekor nasional tercipta dua di cabang atletik, tiga di angkat besi dan sisanya selam.
Eddy Zakaria dari Jatrim memecahkan rekor SEA Games di nomor lari gawang 110 meter dengan catatan 13,7 detik. Rekor sebelumnya dipegang pelari Thailand, Jamras Rittidet.
Lifter putri Jabar, Liis Idaningsih, memecahkan rekor Asia untuk nomor angkat berat 84 kg dengan total angkatan 637 kg, unggul 12 kg dari rekor sebelumnya yang dipegang lifter Cina, Chang Yawen.[yob]
Berikut adalah hasil akhir perolehan medali PON XVIII:
No
Kontingen
Emas
Perak
Perunggu
Jumlah
1
DKI Jakarta
110
101
112
323
2
Jawa Barat
99
79
101
279
3
Jawa Timur
86
86
84
256
4
Jawa Tengah
47
52
68
167
5
KalimantanTimur
44
45
50
139
6
Riau
43
39
51
133
7
SulawesiSelatan
19
17
21
57
8
Sumatera Utara
15
19
23
57
9
Bali
15
18
30
63
10
Lampung
15
9
10
34
11
Sumatera Barat
12
12
25
49
12
Nusa Tenggara Barat
11
5
8
24
13
Sumatera Selatan
10
14
29
53
14
DI Yogyakarta
10
12
16
38
15
Papua
9
11
16
36
16
KalimantanBarat
6
6
13
25
17
SulawesiUtara
6
6
8
20
18
KalimantanTengah
6
4
6
16
19
KalimantanSelatan
5
12
19
36
20
Maluku
4
10
5
19
21
Banten
4
8
18
30
22
Kep.Riau
4
1
5
10
23
Nusa Tenggara Timur
3
9
5
17
24
Jambi
3
8
20
31
25
Aceh
3
5
18
26
26
Papua Barat
3
3
11
17
27
SulawesiTenggara
3
0
2
5
28
Kep.Bangka Belitung
2
3
4
9
29
Gorontalo
2
1
1
4
30
SulawesiTengah
1
1
1
3
31
Bengkulu
0
2
4
6
32
Maluku Utara
0
0
1
1
33
SulawesiBarat
0
0
0
0
Jumlah
600
598
785
1983

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 ™CATATAN ANAK MADING™ - Inori Yuzuriha - Powered by Johanes Pecinta Cosplay - Designed by Andy Al Mesura -